Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Masak Sayur Kelor yang Benar dan Sehat

 

Cara Masak Sayur Kelor yang Benar dan Sehat

 

M

akanan yang sehat tidak pernah terlepas dari cara kita mengolahnya. Buah pisang yang sudah matang di pohonya tentu memiliki kadar kesehatan lebih tinggi jika dibandingkan dengan pisang matang yang sudah digoreng. Sebab pisang goreng sudah terkontaminasi dengan minyak. Oleh karena itu, kita juga perlu memerhatikan cara kita untuk mengolah makanan agar aman dikonsumsi dan bermanfaat untuk kesehatan kita.

Selain salah satu contoh di atas, kali ini, admin menjelaskan kepada anda cara yang benar dan tentunya sehat dalam memasak daun kelor atau merungge. Kelor atau di beberapa daerah sering disebut dengan merungge sangat cocok tumbuh di daerah beriklim tropis. 

Indonesia merupakan tempat yang cocok untuk membudidayakan kelor. Sayur ini semakin viral saat kita berada di masa pandemi covid-19. Selain itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat, juga pernah mengompanyekan agar warga NTT menanam kelor dan mengonsumsinya sebagai salah satu makanan pokok. Berikut beberapa cara terbaik untuk mengolah kelor menjadi makanana:

Pertama, Cari Daun Segar

Sayuran yang cocok untuk kesehatan tubuh manusia mesti memiliki warna hijau dan segar. Sebab daun yang sudah tua atau berwarna kuning tidak layak untuk dikonsumsi. Alasannya jelas bahwa sayur yang sudah tua tidak memiliki kadar kesehatan untuk manusia. Karena itu, ia lebih layak dijadikan makanan bagi ternak.

Khusus untuk kelor, kita mesti mencari daunya yang masih segar dan berwarna hijau. Biasanya, jika musim hujan tiba, sayur daun kelor akan sangat subur, hijau dan segar. Maka dari itu, cepatlah memanennya dan segera diolah menjadi makanan. Jangan lupa juga, supaya ranting pohon kelor yang sudah tua sebaiknya dipotong agar daun kelor bisa bertunas dan menghasilkan daun segar yang baru.

Kedua, Bersihkan Secara Baik

Daun kelor yang sudah dipetik dari pohonnya harus segera dibersihkan. Daunnya harus dipisahkan dari tangkainya. Perhatikan baik-baik agar tidak mencampurkan daun dan tangkai kelor ke dalam air yang sudah mendidih. Sebab yang kita konsumsi hanya daunnya bukan tangkainya. Maka, bersihkan daunnya secara hati-hati.

Ketiga, Masak Air

Daun yang sudah dibersihkan akan menjadi makanan jika dimasukkan dalam air yang sudah mendidih. Namun ingat, air yang disiapkan harus bersih. Selain itu, tempat memasak airnya juga harus dibersihkan terlebih dahulu. Jika airnya sudah mendidih, segera campurkan garam.

Saya menganjurkan agar ajinomoto dan masako tidak perlu dicampurkan ke dalam air. Hal ini menurut saya tidak efektif untuk memproduksi sayur kelor yang sehat. Maka cukup campurkan garam dengan kadar yang seimbang. Bisa gunakan ajinomoto dan masako tetapi jangan terlalu banyak.

Keempat, Campurkan Bawang Merah dan Putih

 Bawang merah dan putih merupakan bumbu makanan yang sangat populer digunakan di China dan Korea. Orang Indonesia juga sangat banyak menjadikan bawang sebagai bumbu makanan. Hal ini tentu bertolak dari alasan bahwa bawang putih dan merah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh baik organ dalam maupun luar.

Caranya sangat mudah, iris dua jenis bawang itu dan campurkan ke dalam air yang sudah mendidih. Namun, ingat sebelum mencampurkan bawang, anda terlebih dahulu memasukkan daun kelor yang sudah dibersihkan ke dalam air yang sudah mendidih. Selanjutnya, masukkan irisan bawang ke dalam air. Saya juga menganjurkan agar anda bisa mencapurkan dengan tomat, irisan halia, kemangi dan daun jeruk nipis sebagai pewangi.

Kelima, Dinginkan

Sayur daun kelor yang sudah masak, harus segera diisi pada tempat yang aman. Misalnya di salah satu baskom yang bisa menampung sayur dan air daun kelor. Dinginkan sayur tersebut. Ingat, jangan menutup sayur kelor dengan penutup baskom. Biarkan baskom terbuka beberapa menit. Kira-kira 30 menit sampai ia hangat atau bahkan dingin.

Selanjutnya, silakan makan daunnya dan minum airnya. Bisa juga sertakan dengan nasi atau jenis makanan lain seperti jagung dan ubi agar rasanya bisa bervariasi. Anda bisa mengonsumsi daun kelor kapan saja sesuai kebutuhan dan juga sesuai dengan persediaan kelor. Maka, pada musim hujan ini, segera tanam kelor sebanyak-banyaknya di sekeliling rumah  anda.

Post a Comment for "Cara Masak Sayur Kelor yang Benar dan Sehat "