Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Ini Usulan Netizen untuk Thomas Ola Langoday

Ini Usulan Netizen untuk Thomas Ola Langoday

Dr. Thomas Ola Langoday ditugaskan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B. Laiskodat untuk menjadi Bupati sementara Kabupaten Lembata usai wafatnya Eliaser Yentji Sunur. Sebagaimana diberitakan infoterkini.net, Thomas Ola akan bertugas mulai hari Senin (19/7/2021).




Kabar terpilihnya Thomas Ola menjadi Bupati sementara Kabupaten Lembata sontak menuai komentar panas para netizen. Sebagian warganet yang tergabung dalam grup facebook Bicara Lembata New memberikan usulan kepada Thomas Ola untuk memperbaiki sistem birokrasi Lembata yang menurut mereka tidak tertata baik.


Nama akun Facebook Kris Waleng, pada postingannya di grup facebook tersebut menulis demikian, “Usul untuk Plt BUPATI LEMBATA..Dr. Thomas Ola Langoday dlm menyelesaikan tugas2 akhir masa jabatan di kab Lembata: 1. Rombak bbrp birokrasi dan kadis yg tidak kompeten dlm bidangnya. 2. Lakukan evaluasi menyeluruh ttg kinerja birokrasi yg sedikit amburadul krn pejabat bkn dari latar sesuai bidang. 


3. Segera geser pejabat baik itu KADIS, LURAH, KADES, dng birokrasi yg terukur dan akuntable. 4. Proyek2 yg tidak penting spy dibatalkan dng proyek2 yg pro rakyat atau sesuai kebutuhan rakyat.. misl jln dan jembatan bkn awololong. 6 bereskan oknum2 yg “nakal.” Semangat Pa Thomas.. kami dukungmu,” demikian tulis Kris Waleng.


Postingan tersebut, hingga Selasa (20/07) mendapatkan like sebanyak 158 kali dan 76 komentar. Banyak netizen yang memberikan apresiasi atas postingan tersebut. Menurut mereka, postingan Kris Waleng merupakan hal pokok yang juga mereka harapkan selama ini.


Selain apresiasi, ada juga netizen yang kontra. Nama akun facebook Beta Lembata misalnya, memberikan komentar kontra, “yg pux ts ni kmu sebagai apa, main perintah2. Kmu kira bapa tomas tu tdk pux perhitungan politik? ngaca..mo sbg a,” komentar Beta Lembata.


Perdebatan pun kian memanas di kalangan para netizen menanggapi komentar dari Beta Lembata tersebut.


Rombak Dinas Pendidikan


Selain itu, Heri Tanatawa Lewotolok, pada postingannya juga memberikan beberapa usulan kepada Thomas Ola Langoday demikian, “1. Lakukan terlebih dahulu pembenahan di bidang birokrasi. Tempatkan figur2 yg sesuai dng bidang dan keahliannya (the right man on the right place). 


**. Percayakan kpd figur yg punya kemampuan dlm dunia pendidikan untk memimpin DINAS PENDIDIKAN. Ganti KADIS PENDIDIKAN yg berlatar belakang sekolah hukum yg ada saat ini, apalagi sdg menyandang predikat sbg tersangka & sedang heboh dng dugaan kasus perselingkuhan dng bawahannya.....!? dimana wibawa dunia pendidikan kita...? Angkat sarjana2 pendidikan yg ada utk mengembalikan marwah dunia pendidikan Lembata.


**. KADIS PARIWISATA yg berlatar belaknag sekolah pendidikan jg perlu utk diganti krn menempati posisi yg jg tdk sesuai latar belakang akademiknya. Selama menjabat tdk ada hal luar biasa yg dilakukan utk sektor pariwisata di Lembata, kecuali promosi2 pariwisata yg menghabiskan bnyk uang daerah namun smp hari ini hasilnya nol keboak...!? Angkat sarjana2 lulusan pariwisata utk membidangi sektor ini...!?


**. Direktur RSUD jg sebaiknya diganti, krn selama ini kerjaannya hanya ikut dorong tas utk mendampingi kemana almarhum Bupati Pergi. Sehingga perannya lebih kpd menjadi Dokter atau asisten pribadi dan bukan sbg direktur rumah sakit ..!? rombak semua staf2 yg selama ini menjadi “kaki tangan” sang direktur, terutama yg berkaitan dng farmasi, krn pada bagian inil;ah mereka terindikasi sering bermain dan bernagi “NIKMAT” dlm pengadaan obat2an..!?


**Camat2 dan penjabat2 KADES yg diposisikan hanya utk tujuan membangun basis politik agar segera direstorasi..!?,” demikian beberapa usulan dari Heri Tanatawa Lewotolok.


Selain usulan tersebut, masih banyak usulan lainnya. Misalnya, terkait KSO, juga hubungan baik Pemerintah dan DPRD Lembata. Pada bagian akhir postingan tersebut, ia menulis, “#SAVE LEMBATA#LAWAN OLIGARKI.”

Post a Comment for "Ini Usulan Netizen untuk Thomas Ola Langoday"